Kejatuhan Wall Street, Kegagalan Pasar Bebas?
Ekonomi pasar bebas telah gagal. Begitulah komentar berbagai kalangan merespons rontoknya Wall Street akibat kebangkrutan perusahaan finansial. Nama-nama besar seperti Lehman Brothers, American International Group (AIG), Merril Lynch, Goldman Sach sudah lempar handuk. Wall Street yang selama ini dikenal dunia sebagai simbol kedigdayaan ekonomi kapitalis dan suksesnya ekonomi pasar bebas, kini, tak berdaya.
Tanpa bailout pemerintah, krisis keuangan yang menimpa Wall Street tidak hanya melumpuhkan ekonomi AS, juga menyeret ekonomi dunia ke dalam resesi. Kondisi ekonomi AS saat ini ditandai inflasi tinggi, pertumbuhan ekonomi yang melambat, angka pengangguran yang melonjak, serta defisit bujet dan defisit neraca pembayaran yang terus membengkak. Krisis subprime mortgage mengakibatkan ketatnya likuiditas dan bangkrutnya perusahaan yang bergerak di sektor keuangan, serta ambruknya harga saham dan surat utang di Wall Street. Inilah krisis keuangan paling besar setelah Great Depression pada 1929. Waktu itu, pasar modal ambruk. Bank investasi dan bank komersial bangkrut. Nasabah hanya bisa menarik separuh dananya dari bank. Perusahaan finansial di luar bank gulung tikar.
selanjutnya …

