jati diri bangsa atau identitas diri bangsa adalah suatu tradisi yang telah melekat pada kehidupan sehari-hari bangsa kita, tentu dalam hal ini akan terkait dengan sebuah kebhinekaan yang beragam. Masing-masing suku memiliki ajaran etika yang membentuk jati diri bangsa tersebut. Pelajaran paling sederhana yang kita terima sejak kecil dari ibunda kita mungkin terlihat sepele, misalnya ketika salaman harus tangan kanan .. ketika melambai dadada… juga tangan kanan …ketika makan harus menggunakan tangan kanan dan sebagainya. Ibu akan marah melihat anaknya makan dengan tangan kiri … dan pasti kita di tegur dengan kata-kata tidak sopan.
Jati diri bangsa memang melekat dengan etika dan kesopanan, karena etika dan kesopanan akan membentuk kepribadian yang baik. lalu bagaimana semua itu saat ini terasa mulai luntur, coba kita perhatikan anak-anak sekarang … etika dan kesopanan nampaknya cenderung di abaikan. Kiprah keterbukaan informasi memang bagus, tetapi penyerapan informasi tanpa filter juga akan menjadikan sebuah informasi yang menyesatkan.
Buruknya tayangan TV seperti sinetron yang mengumbar kekerasan, ketidak sopanan adalah salah satu doktrin terselubung untuk menghancurkan jatidiri bangsa ini. Generasi bangsa ini menjadi asing ketika ditayangkan dalam tayangan elektronik, dan dampaknya justru terserap dalam kehidupan kita sehari-hari… sangat menyedihkan memang ….
Kita tidak perlu bertanya siapa yang harus bertanggung jawab, karena hati kecil atau nurani kita sendiri saja tidak kita perdulikan …. dan saat itulah akan bertambah luntur jati diri bangsa kita …


